Search

Breaking News

Steatment Wakil Bupati terkait Wisata Pantai Widuri kedepannya


cybernewsindonesia.id | Pemalang - Kamis 3 April 2025, awak media mensoroti kumuhnya tempat wisata Pantai Widuri yang berada di kabupaten Pemalang khususnya di area waterpark Widuri, bangunan yang ada di waterpark tersebut sangatlah terlihat kumuh, banyak sekali tampak sampah yang berserakan, besi-besi yang berkarat dan keropos, platform-platform yang sudah berlubang dan ruko-ruko yang terbengkalai, serta tempat loket yang tidak terurus, sehingga tampak sangat tidak enak di pandang mata.

apalagi itu merupakan tempat pariwisata yang letaknya di kota Pemalang, persisnya di kecamatan. Pemalang kelurahan Widuri.

Pada hari Kamis 3 April 2025 awak media yang kebetulan bertemu wakil Bupati yang sedang bersama istri dan jajaran dispar (Dinas Pariwisata) di Pantai Widuri, awak media pun langsung melakukan wawancara.

 “Ada kegiatan apa Pak berkunjung ke pantai Widuri ?”, beliau menjawab “Ini ada pemantauan wisata di pantai widuri sekaligus sambil menikmati wisata disini yang ternyata sangat indah sekali”. 

Awak media pun kembali melontarkan pertanyaan “Dengan kondisi waterpark yang terbengkalai ini, apakah untuk kedepannya ada perubahan terhadap waterpark yang terbengkalai ini ?, karena ini salah satu devisa bagi Kabupaten Pemalang.

”Beliau pun menjawab “Dengan adanya pemantauan ini, nantinya bisa menjadi bahan evaluasi yang ternyata wahana waterpark sangat di tunggu-tunggu oleh masyarakat, jadi kedepannya kita akan programkan atau memperbarui dengan mengajak investor untuk mengembangkan waterpak tersebut”. 

Awak media kembali menanyakan “Masyarakat mengeluhkan terhadap harga masuknya tiket loket ini terkesan sangat mahal, karena tidak ada yang di jual dari wisata widuri tersendiri, bagaimana steatment dari bapak sendiri ?.

”beliau mengatakan “Harga tiket yang semula Rp 10.000 yang kemudian menjadi Rp 12.500 dinilai tidak memberatkan masyarakat, karena kalau di wisata-wisata yang lain bahkan ada yang mencapai Rp.20.000 - Rp.30.000.- ini sebenarnya kalau kita bandingkan dengan kabupaten tetangga”.

Awak media pun mengatakan “Sebagai seorang pemimpin kok membandingkan harga loket dengan kabupaten tetangga, sedangkan kabupaten tetangga ada yang di jual loh pak terkait dengan beberapa wahana yang bisa di nikmati oleh pengunjung (Masyarakat).

” beliau menjawab “Maka dari itu dengan melakukan pemantauan ini, kita akan mengubah wahana waterpark ini menjadi menarik di mata masyarakat dan kalau ada perbaikan-perbaikan yang lain insya allah harganya tetap, karena ini kita peruntukan untuk wisata masyarakat”

Awak media kembali bertanya “Pak, kemarin ada isu terkait dengan merangkul investor dari luar, tetapi sampai sekarang kok belum terlaksanakan atau terlealisasikan ?, 
beliau menjawab “Tentunya harus ada kajian terlebih dahulu, sekarang ini sedang di tahap kajian dan tentunya investor akan meningkatkan sekaligus yang masih dalam proses”.

“Apakah itu terkait dengan pajaknya terlalu mahal pak Wakil? yang ngeri ngeri sedap dengan pajaknya atau dengan bagian prosentasinya?” beliau menjawab “Karena sekarang dimana-mana sedang mengalami penurunan pengunjung daripada tahun yang lalu dan semua tempat wisata ini mengalami penurunan walaupun sedikit. 

Jadi memang investor ini sudah melihat sisi investasi ekonominya dan ini memang secara nasional memang buruk, jadi dalam tahun ini mungkin kita dalam persiapan dan semoga dalam tahun depan kita bisa memberikan yang lebih bagus lagi, ”tegasnya.


Sangat di sayangkan bila seorang pemimpin membandingkan terkait harga tiket dengan kabupaten tetangga yang di kelola oleh pemerintah daerah melalui dinas pariwisata pantai widuri yang tidak bisa memberi kepuasan kepada pengunjung (masyarakat), apasih yang bisa di jual dari wisata widuri ?, "tuturnya.


Biro Pemalang : M. Imam
©Copyright 2023 -cybernewsindonesia.id