Search

Breaking News

Tradisi sambang Kuburan pada H+2 di hari raya idul Fitri masih tetap terjaga hingga saat ini

Cybernewsindonesia.id | Banyuwangi - Salah satu tradisi unik yang jarang ada di tempat lain Yaitu, tradisi hari raya di pemakaman yang merupakan tradisi yang masih terjaga di desa bunder sampai hari ini di kecamatan kabat kabupaten Banyuwangi.

Hal ini dilakukan H+2 di hari raya idul Fitri, hal ini sangat dinantikan oleh masyarakat setempat dan Acara ini  yang digelar  di hari kedua setelah lebaran banyak masyarakat berbondong-bondong pergi ke pemakaman setempat.

Ini adalah tradisi turun-temurun dari kakek nenek kami sejak dulu, dan kami melestarikan sampai hari ini. "Ungkap Joni Dwi saputra pemuda asal desa bunder Banyuwangi,

Lebaran di pemakaman ini mempunyai makna sambang leluhur yang sudah meninggal dunia dan dimakamkan di pemakaman tersebut.
Orang asli desa bunder Banyuwangi menyebutnya  lebaran kuburan, namun bagi orang luar disebut sambang leluhur. Jadi seperti pada umumnya kita selamatan dan ngaji bareng, setelah itu kita makan-makan dan bercengkerama bersama sanak saudara di kuburan.

Bukan hanya itu saja, kegiatan yang dilakukan setahun sekali ini sangat ditunggu oleh masyarakat desa bunder Karena banyak orang yang merantau dari luar kota, bahkan luar negeri yang turut hadir dalam acara tersebut, dan ini juga menjadi ajang silaturahmi semua warga, "tutupnya.

(Rahmatullah)
©Copyright 2023 -cybernewsindonesia.id